Kamis, 09 Juni 2011

Wesley Sneijder, Target Chelsea Berikutnya

Chelsea dilaporkan selangkah lebih maju dari Manchester United dalam persaingan untuk mendatangkan Wesley Sneijder. The Blues, demikian julukan Chelsea, dikabarkan telah mendapatkan jadwal akhir pekan ini dengan petinggi Inter Milan untuk mendiskusikan rencana pembelian Sneijder.

Klub milik taipan Rusia, Roman Abramovich, ini juga telah menyiapkan dana sebesar 30 juta poundsterling (Rp 400 miliar) untuk membawa pemain Belanda tersebut merumput di Stamford Brdige. Ketika diboyong Inter dua tahun lalu, harga Sneijder hanya sebesar 13 juta poundsterling (Rp 180 miliar).

Sejumlah media Italia juga melaporkan bahwa Sneijder dan istrinya kemungkinan akan memilih pindah ke London ketimbang Manchester. Kedatangan Guus Hiddink, yang hampir pasti akan melatih Chelsea, juga diperkirakan akan menjadi semacam lampu hijau bagi Sneijder untuk bisa bergabung ke London barat.

Dengan adanya tawaran dari Chelsea tersebut, kemungkinan besar Sir Alex Fergusson akan menaikan tawarannya kepada Sneijder. Gelandang Belanda itu diplot untuk menggantikan Paul Scholes di Old Trafford

EPISODE KEMISKINAN DI 'KAMPUNG IDIOT'

Oleh Andi Nur Aminah (republika.co.id)
 
Kemiskinan yang sangat lama menghasilkan generasi yang kekurangan gizi.

Jemari kaki dan tangan lelaki itu terlihat sangat pendek. Lima jemarinya utuh, tapi tak bisa digerakkan atau dipakai menggenggam apa pun. Badannya terlihat kerdil. Kulitnya kasar dan legam. Rambutnya kusam. Dagunya dipenuhi jenggot yang sebagian sudah mulai memutih.

Tukimin (44 tahun), lelaki tersebut, hanya bisa terduduk diam. Dia adalah satu di antara empat bersaudara yang semuanya menderita keterbelakangan mental. Selain Tukimin, ada Miratun (40), Legi (32) dan Sinem (27). Mereka adalah warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Senyumnya selalu merekah memperlihatkan geliginya yang menguning. Tak jarang, wajahnya tiba-tiba berubah bloon.

Perempuan yang bibirnya tak bisa terkatup rapat ini, hanya bisa menatap orang dengan pandangan hampa. Legi sejak lahir sudah bisu dan tuli. Ia hanya bengong saat ditanya namanya siapa. “Dia tidak bisa bicara, dia gagu,” ujar Miratun, kakaknya sambil tertawa.

Sinem, adalah bungsu dari keluarga yang semuanya idiot ini. Ia hanya bisa ngesot di lantai tanah rumahnya. Sinem tak bisa beranjak dari duduknya di tanah tanpa alas itu. Ia baru bisa meninggalkan tempatnya jika ada orang lain yang menggerakkannya. Diajak bicara pun sulit. Jika ada kata-kata yang keluar dari mulutnya, semuanya tak jelas. Seorang warga desa membisikkan, jika Sinem yang malang itu pernah digagahi oleh pamannya sendiri.

Miratun, dengan segala kekurangannya, menjadi tumpuan ketiga saudaranya. Miratunlah yang merawat ketiga pasien idiot, kakak dan adik-adiknya itu. Sambil tetap mengumbar senyum, Miratun menuturkan, ia pernah menikah dengan lelaki yang juga idiot dari kampung sebelah. “Tapi tidak lama, saya ditinggalkan, dia ada di kampungnya,” ujar Miratun.

Namun, tak seluruh anak pasangan Kasan dan Sukinah yang sudah almarhum itu menderita idiot. Menurut Patona (24), Miratun memiliki saudara delapan orang. “Ibu saya buta, tapi tidak idiot,” ujar Patona, keponakan Miratun.

Patona mengatakan, keluarga besarnya pernah tinggal satu atap di rumah peninggalan Kasan dan Sukinah. Namun beberapa tahun lalu, mereka hijrah ke Surabaya dan mencari pekerjaan. Patona yang kini memiliki seorang anak balita, sempat khawatir dengan kondisi keluarga besarnya. Kini, Patona hanya datang sesekali menengok paman dan bibinya. Sebagai anggota keluarga yang normal, ia pun mengaku tak bisa berbuat banyak. “Mau diapa, kondisi mereka seperti ini,” ujarnya lirih.

Painten duduk bengong di depan tungku perapian. Perempuan idiot yang usianya sekitar 40 tahun itu sesekali mengangkat panci di atas tungku.

Saat ditanya masak apa, dia hanya tersenyum. “Hanya gandum dan daundaunan yang ada,” ujar Ginem. Dia satusatunya anggota keluarga ini yang bisa diajak berkomunikasi. Ketiganya memiliki postur tubuh yang kerdil dan sulit berbicara lancar. Boinem, tingkah lakunya seperti anak lima tahun yang bermain-main di tanah dengan acuhnya. Padahal, usianya sudah 35 tahun. Mungkin itu satu pilihan kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi masyarakat Desa Krebet dan Sidoharjo, Kecamatan Jambon, serta desa Karang Patihan dan Pandak, Kecamatan Balong, Ponorogo. Betapa tidak, hampir di setiap sudut desa, kita menyaksikan orang-orang idiot. Karena itulah, jika berkunjung ke bumi reog ini, orang-orang dengan mudah menunjukkan tempat di mana orangorang yang mengalami keterbelakangan mental ini berkumpul. “Kampung idiot? Di sini ada empat desa, di sana memang banyak orang-orang idiot,” ujar Welas, warga Ponorogo.

Keluarga Miratun tak sendiri. Di empat desa itu, ada ratusan warga yang kondisinya hampir sama dengan Miratun bersaudara. Hari itu, rumah Miratun cukup ramai. Puluhan warga yang menderita keterbelakangan mental atau idiot berkumpul. Sebagian besar perempuan. Usia mereka sekitar 30 tahun. Tapi ada pula yang masih terlihat belia.

Wajah-wajah mereka tak memperlihatkan semangat. “Sedih menyaksikan semua ini,” ujar Menteri Sosial RI Salim Segaf Al Jufri saat mengunjungi sekelompok warga idiot di Desa Krebet.

Kemiskinan yang sangat lama, di masa sekitar tiga dekade lalu, diyakini pernah terjadi di dusun ini.

Patona mengakui, berpuluh tahun lamanya keluarga paman dan bibinya hanya bisa makan gaplek dan tiwul. Kemiskinan yang bekepanjangan telah mengakibatkan lahirnya generasi-generasi yang idiot. Saat itulah malapetaka kemiskinan berawal.

Desa Patihan, Pandak, Sidoharjo, dan Krebet adalah tempat bermukimnya generasi-generasi yang lahir dengan kondisi yang mengalami kecacatan mental. Desa Sidoharjo berada di lereng sebelah utara. Desa Karang Patihan di lereng timur, sementara Desa Pandak berada di tenggara. Namun, jarak antardesa mencapai puluhan kilometer yang dipisahkan hutan dan perbukitan kapur.

Kehidupan mereka sangat miskin. Tapi, bagi keluarga idiot, hampir tidak ada yang bisa mencari nafkah sen diri. Jangankan untuk bekerja, berkomunikasi dengan orang lain pun sulit. Mereka bisa tidak makan jika tak ada bantuan dari orang lain. Karena tak bisa diberdayakan, solusi yang ditawarkan Kementerian Sosial adalah akan membangunkan ‘rumah kasih sayang’. Di rumah makan khusus bagi warga idiot inilah, akan disediakan menu makanan sehat dan bergizi. Taruhlah sudah diberikan, terus yang masak siapa? Mereka tinggal datang makan pagi, siang, dan malam di tempat itu,” ujar Salim.

Rumah makan yang tahun ini juga akan direalisasikan Mensos Salim itu rencananya akan dibangun di beberapa titik. Di lokasi permukiman yang berdekatan, misalnya, ada 100 hingga 200 orang, di situlah rumah kasih sayang akan dibangun. Bentuknya cukup dari kayu dan tak perlu mewah-mewah. Yang penting bersih, makanan ada dengan gizi yang cukup.

Mereka tak bisa diberdayakan, dan hanya bisa menunggu uluran tangan orang lain.

Untuk urusan makanan, masih banyak di antara kita yang berpikir, menu apa yang akan dipilih hari ini. Bahkan sering kali, menu yang tersaji di depan mata pun masih bersisa. Sementara, warga kampung idiot di Ponorogo sana, harus menunggu kapan mereka bisa makan nasi lagi.

Senin, 06 Juni 2011

The Caribbean - A World of Possibilities


No other kind of holiday conjures images of luxury and indulgence quite like a vacation in the Caribbean. Luxury hotels, secluded white sand beaches, sparkling blue waters under a sultry sun, and lounging around being served colourful drinks by the poolside while native bands play the region's unique brand of soulful jazz nearby are just some of the things that probably come to mind. So Many Islands, So Many Possibilities
With over 35 unique destinations to choose from - encompassing islands which have almost everything you're looking for in a hedonistic retreat including Caribbean luxury hotels, wonderful local colour, fun and exciting events, and of course the requisite beach - making up your mind can be quite a challenge.
Exactly what you want to do is perhaps the biggest determinant in choosing the island where you're going for your holiday in the Caribbean. Luxury hotels, transport, modern facilities and other amenities abound in almost every single destination, so the choice you make is really a matter of what constitutes holiday fun for you!
Surf or Snorkel?
Not Just the Beach?
If spending your entire holiday lounging on the beaches isn't quite enough for you, don't worry. If birding and botany are your interests, some of the islands are also home to lush rainforests with a wide variety of bird and plant species.
If more cosmopolitan pursuits such as nightlife, shopping, golf or horseback-riding are how you want to spend time away from your Caribbean luxury hotels, you can choose the larger islands with bigger towns. Whatever it is you're looking for, there's a Caribbean island that's perfectly suited for you!
Unless you're just planning to just stay indoors or by the poolside of one of those amazingly indulgent Caribbean luxury hotels, in which case any of the islands will do, you will need to do a little research to see which of the numerous Caribbean islands are best suited to your dream holiday. Cheryl Matthews works for the Essential Hotel Collection, who offer a handpicked portfolio of privately owned Caribbean luxury hotels with a personal knowledge of each property. We provide the perfect Caribbean luxury hotels and advice to make your island dream a reality.
Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Cheryl_Matthews

Article Source: http://EzineArticles.com/6313479

How To Keep Your Kid Safe With A Cell Phone


The world is changing and it is changing fast. With the introduction of new phones kids are no longer being restricted to their computers. So, when it comes to getting a cell phone for your child there are a few things that you need to keep in mind in order to keep your child safe.
First off, it is important to note that now more than ever you must keep an eye on what you child is doing, especially with a cell phone. In order to prevent these things from happening it is important to take a firm step right off the bat, keep constant watch of the minutes and texts found on their phone.
It is always possible to utilize the parental controls that come with the cell phones now-a-days. This includes being able to restrict the times that your kids can use the phone.
Another great way to keep your child safe with a phone is to actually get to know the phones features. Not only will this enable you to use the phone easier but it will prevent your kids from trying to lie to you in the future since you will know exactly how the cell phone works.
Probably the easiest way to get through to your child on the dangers of phones is to actually sit down and talk to them about it. Inform them on some of the dangers that they could potentially face when having a cell phone. As a last resort you can purchase some phone monitoring software that will enable you to watch over how much they are using the cell phone and it will also help you track the text messages that are being sent and received.
Do research and see what else you can find on protecting your kids from phones.
Learn more about Cell Phone For Kids and how to keep them safe by visiting this site: Cell Phones For Kids
Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Christopher_Seiter

Article Source: http://EzineArticles.com/6322452

Chicago Bulls - Season Recap


Now that the Chicago Bulls season has come to a close, I won't say that this team overachieved but lead my the youngest MVP in league history, The Chicago Bulls exceeded all expectations by finishing with the best record in the NBA going 62-20. Going into the season the Bulls were supposed contend with Orlando, Boston, and Miami but not surpass them. The object was to avoid Boston or Miami until the Eastern Conference Finals meaning land the one or two seed.
On that note mission accomplished but after last weeks heart breaking defeat by the Miami Heat at the United Center, the Bulls now must address the missing piece in their lineup which is a scoring shooting guard to compliment Derrick Rose. Towards the end of the season and all through the playoffs, Derrick Rose was our primary scorer and point guard. As a result, teams forced the MVP to take bad shots which resulted in rare losses for this ball club.
Jokim Noah must work on his offensive game this off-season. If Noah comes back an explosive offensive weapon, that means trouble for the Miami Heat. Taj Gibson must continue to be the spark off the bench providing occasional double-doubles. Carlos Boozer must learn to play above the rim and pretty much must learn how to move his feet and play defense overall. Boozer should not lay the ball up when he's underneath the basket he must learn to finish strong like Blake Griffin.
Along with the Executive of the Year, MVP, Coach Tom also collected hardware by winning the Coach of the Year. The defensive minded Thiboodeau made sure less isolation ball was played and more team defense was played. As a result other than the Miami Heat, the Bulls team was the best defensive team in the NBA which lead to a ton of transition points scored. Keith Bogans made all defensive second team but must drastically work on his offensive game this off-season. Once Kyle Korver learn how to create his own shot rather than going through screen, he'll become an unstoppable weapon on offense. At this point the only advice I have for Omar is to remain healthy but once healthy, he must improve his defense if he want to become a dominant force at the center position.
If this core group stays together, I see a minimum two championships out of this group but first they must acquire a legit shooting guard.
                                                                             
Article Source: http://EzineArticles.com/6321469

Pencemaran Danau Maninjau

Pencemaran ini telah membawa dampak -sosial ekonomi berkepanjangan yang dirasakan oleh masyarakat disekitar danau ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif, yang diperoleh dari hasil wawancara dengan para informan, observasi dan penelusuran kepustakaan. Pemilihan informan dilakukan secara snowball sampling, dimana informan-informan berikutnya merupakan hasil rekomendasi dari informan sebelumnya atau informan pertama. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Danau Maninjau selama ini belum memperhatikan aspek keberlanjutan dari sumber daya alam Pencemaran ini menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat pemanfaatnya dan penurunan aktivitas perkenomian serta memperberat kehidupan masyarakat. Dampak sosial ekonomi pencemaran yang dirasakan masayarakat meliputi dampak terhadap mata pencaharian, pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja dan kesehatan masyarakat. Hal tersebut juga telah menyebabkan terjadinya berbagai perubahan sosial di masyarakat. Dampak terhadap mata pencaharian yakni terganggunya aktivitas usaha masyarakat di danau yang selanjutnya mendorong masyarakat untuk melakukan berbagai perubahan dalam mata pencahariannya tersebut. Perubahan pada mata pencaharian terjadi dalam beberapa bentuk meliputi masyarakat yang bertahan pada mata pencaharian semula, kembali menggeluti usaha pertanian, menggeluti lapangan usaha baru dan merantau. Dalam perkembangannya juga terdapat penambahan jenis usaha yang digeluti masyarakat dari sebelum terjadinya pencemaran. Pendapatan masyarakat mengalami penurunan yang sangat signifikan dibanding sebelumnya. Disamping itu juga terjadi pergeseran pada sumber penghasilan utama masyarakat dimana sumber penghasilan sampingan mulai bergeser menjadi penghasilan utama. Hal ini disebabkan oleh penurunan tingkat produksi dari sumber penghasilan utama tersebut, yang dipengaruhi oleh perubahan intensitas kegiatan usaha. Penyerapan tenaga kerja juga mengalami perubahan, hal ini terlihat dari curahan tenaga kerja produktif yang mengalami peningkatan, sementara kesempatan kerja untuk menampung angkatan kerja ini mengalami penurunan bahkan terjadi banyak pemutusan hubungan kerja. Hal ini menyebabkan terjadinya kenaikan jumlah pengganguran yang kentara. Disamping itu penyerapan tenaga kerja saat ini disebabkan oleh berkembangnya usaha-usaha baru yang digeluti masyarakat, namun hanya sedikit tenaga kerja yang mampu diserap. Pola konsumsi dan asupan gizi masyarakat hampir tidak mengalami perubahan, sebab yang terjadi hanya penurunan kualitas bahan konsumsi karena penurunanan pendapatan. Oleh karena itu, melihat kepada besarnya dampak yang dirasakan masyarakat maka langkah perbaikan dalam pengelolaan lingkungan tak pelak lagi merupakan suatu kebutuhan yang mendesak. Disamping itu perubahan persepsi masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam juga harus diluruskan. Sehingga dalam pemanfaatan sumber daya alam tidak hanya keuntungan ekonomis yang dikejar namun juga keberlanjutan dari sumber daya tersebut.

Danau Maninjau

Dari kejauhan, bukit tampak menjadi penjaga Maninjau. Sesaat kemudian langit pun mulai berganti, maka kelam perlahan-lahan menaungi Danau Maninjau. Ia dengan saksama membersihkan pinggir-pinggir danau dari eceng gondok yang berserakan. Pada malam hari, Danau Maninjau juga tidak kehilangan pesonanya. Pendar-pendar cahaya pun mulai muncul dari lampu keramba di sepanjang danau. Siapa pun yang mengunjungi Danau Maninjau yang terdapat di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memang tiada akan berhenti mengagumi keelokannya. Danau Maninjau tetap sama seperti dahulu.
Jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau”.
Danau Maninjau merupakan danau vulkanik. Danau tersebut berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapai Danau Maninjau ini, Anda bisa melalui dua jalur, dari arah utara dan selatan. Jika dari selatan, melewati Kabupaten Padang Pariaman. Menuruni Kelok 44, Anda akan menyaksikan panorama Danau Mainjau dari ketinggian. Danau terbentang luas.
Konon, Danau Maninjau tidak bisa dilepaskan dari cerita legenda bujang sembilan. Lalu ia pun masuk ke dalam kawah. Letusan gunung itu kemudian menjadi danau.
Kami akan menjadikan Danau Maninjau ini sebagai ikon wisata Kabupaten Agam,” kata Aristo.
Ini sudah dibuktikan dengan membuat wisata danau di Muko-Muko di Kecamatan Tanjung Raya, wisata air dengan konsep keluarga. Lalu ia menggiatkan paralayang dari Puncak Lawang.